11 Keutamaan Shalat Tahajud

11 Keutamaan Shalat Tahajud

Shalat Tahajud – Salah satu sunnah Rosul yang selalu ditinggalkan oleh kaum muslim ialah melaksanakan shalat Tahajud atau shalat malam (qiyamul lail), dimana pelaksanaannya yang paling utama ialah di sepertiga malam terakhir, yakni sekitar pukul 02.00 sampai shubuh. Ibadah ini memang tergolong sulit, karena kita masih dalam keadaan tidur nyenyak. Maka dari itu siapa saja yang mampu melaksanakan tahajud akan mendapat keutamaan yang besar dari Allah SWT, diantaranya sebagai berikut:

1. Mendapat gelar “Ibadurrahman

Orang yang selalu melaksanakan shalat Tahajud, ia akan diberi gelar “Ibadurrahman” atau hamba-hamba Alloh yang Maha Rahman), sebagaimana Alloh berfirman:

وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْناً …..وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا

“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati… (QS Al Furqaan: 63) dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka (QS Al Furqaan:64)

2. Mendapat gelar al-Muttaqiin

Selain Ibadurrahman, seseorang yang gemar melaksanakan shalat tahajud pun akan mendapatkan gelar al-Muttaqiin, yakni orang yang bertaqwa, yang taat pada perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Sebagaimana Alloh berfirman:

إِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُوْنٍ… كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ * وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Sesungguhnya orang-orang bertaqwa itu berada dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air, (QS: Adz Dzariyaat: 15) sewaktu dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam. dan selalu memohon ampunan diwaktu sahur (pagi sebelum fajar menjelang). (QS  Adz Dzariyaat: 17-18)

3. Mendapat gelar Qanit dan Ulul Albaab

Tak hanya itu, orang yang selalu shalat tahajud, akan diberi Qanit, yakini orang-orang yang taat beribadah dan ulul albab, yakni orang-orang yang berakal, sehingga kita tidak sama dengan orang-orang yang tidak mengetahui. Sebagaimana Alloh SWT berfirman:

أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ. يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ

“(apakah kamu waHai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan bersujud dan berdiri, sedang ia takut kepada hari akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Samakah orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya hanya orang yang berakal yang dapat menerima pelajaran. (QS Az Zumar: 9)

4. Mendapatkan tempat yang istimewa

Dalam shalat Tahajud kita tentunya membaca sebagian dari ayat Al-Quran dan amalan tersebut menyebabkan kita mendapat tempat yang istimewa di sisi Allah. Sebagaimana Alloh berfirman:

لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ

“Mereka itu tak sama; di antara ahli kitab itu ada golongan yang Berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (shalat).” (QS: Ali ‘Imran: 113)

5. Terkabulnya segala doa

Nabi zakariyya pernah berdoa dala waktu shalat Tahajud, kemudian doanya pun dikabulkan oleh Alloh. Adapun ketika kita sholat Tahajud kemudian berdoa pada waktu-waktu tersebut, maka setiap doa akan Alloh kabulkan. Sebagaimana Alloh berfirman:

فَنَادَتْهُ الْمَلَائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَ

“Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedangkan ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (dikatakan) “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) yaitu Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi Termasuk keturunan orang-orang sholeh.” (QS: Ali ‘Imran: 39)

6. Setiap kebaikannya akan menghapus dosa

Shalat tahajud merupakan sebuah kebaikan, adapun kebaikan tersebut akan menghapus segala dosa kita. Sebagaimana Alloh SWT:

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada sebahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. (QS: Hud: 114)

7. Diangkat ke tempat yang terpuji

Tempat yang terpuji hanya diberikan oleh Alloh kepada orang-orang yang selalu taat kepadanya, khususnya bagi orang-orang yang melaksanakan Shalat Tahajud. Sebagaimana alloh berfiman:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

“dan pada sebahagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang Terpuji. (QS: Al Isra’: 79)

8. Mendapat keridhoan Alloh SWT

Ketika kita shalat Tahajud, maka dalam setiap rukuk dan sujud kita akan membaca tasbih. Dengan begitu Alloh memberikan Ridho padanya. Sebagaiman Alloh berfirman:

فَاصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ آنَاءِ اللَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَى

“Maka bersabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbihlah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa ridho (senang), (QS: Thaahaa: 130)

9. Mendapat perhatian dari Alloh SWT

Alloh maha mengetahui atas segala sesuatu, termasuk segala ibadah kita. Sebagaimana Alloh berfirman :

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيْزِ الرَّحِيْمِ الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ * وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ

“ Dan bertawakkal kepada-Nya. Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang), dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud. (QS: Asy Syu’araa’: 218-219)

10. Diberikan kesabaran atas segala ketetapan Allah SWT

Orang yang selalu melakukan shalat tahajud, akan selalu diberikan kesabaran akan segala ketetapan Allah SWT. Sebagaimana Allah SWT berfirman

وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ * وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ

“dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, Maka Sungguh kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri” (QS: Ath Thuur: 48)

11. Akan mendapat sesuatu yang sangat indah dipandang

Balasan yang terbaik yang akan diberikan Alloh kepada orang-orang yang selalu melakukan shalat tahajud ialah mendapatkan sesuatu yang indah dipandang, yang tentunya sesuatu tersebut merupakan suatu kenikmatan yang agung diberikan alloh kepada hamba-hambaNya yang taat. Sebagaimana Alloh berfirman:

تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

فَلا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.

Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan” (As-Sajdah : 16-17)

Kontributor: Dede Fauzi

Tinggalkan komentar