Basis Data dan Perintah Dasar pada MySQL

Basis Data dan Perintah Dasar pada MySQL

Basis data terdiri dari dua kata yaitu basis dan data. Basis memiliki arti tempat berkumpul sedangkan data adalah sesuatu yang menggambarkan atau mendeskripsikan objek atau kejadian di dunia nyata. Basis data dapat diartikan sebagai tempat berkumpulnya data-data, yang mana data-data tersebut saling berhubungan dan disimpan bersama tanpa pengulangan yang tidak perlu untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Ada yang dipakai untuk menyimpan data karyawan, data pelanggan, data mahasiswa, data transaksi penjualan, data barang, data pesanan, data obat, data pasien, data pinjaman, dan lain sebagainya.

Basis data hanyalah sebuah objek yang pasif. Ia tidak akan pernah beguna jika tidak ada pengelolanya yang berupa program atau aplikasi. Aplikasi tersebut dinamakan sistem manajemen basis data atau dalam Bahasa Inggris disebut DBMS (Data Base Management System). Beberapa contoh DBMS yang banyak dipakai antara lain MySQL, SQL Server, Oracle, dan Microsoft Access. Masing-masing aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang menjadi alasan setiap pengguna menggunakan salah satu aplikasi tersebut untuk mengelola datanya.

Aplikasi MySQL

MySQL mampu menerima dan mengirimkan data secara cepat dengan menggunakan perintah dasar SQL (Structured Query Language). Terdapat dua kategori bentuk perintah dalam bahasa tesebut, yaitu: DDL atau Data Definition Language dan DML atau Data Manipulation Language.

DDL atau Data Definition Language

DDL merupakan perintah yang berfungsi untuk mendefinsikan atribut-atribut basis data, tabel, kolom, batasan-batasan terhadap suatu atribut, serta hubungan antar tabel. Contohnya membuat dan menghapus basis data, membuat dan menghapus tabel, menambah dan menghapus kolom pada tabel, mengubah tipe data atau lebar kolom pada tabel, serta mengubah nama kolom dan tabel.

Pada DDL, kata kunci yang harus diingat yaitu perintah create, alter, dan drop. Perintah create digunakan untuk membuat basis data dan membuat tabel, perintah alter untuk memodifikasi atribut tabel atau kolom serta mendefinisikan hubungan antar tabel, sedangkan perintah drop digunakan untuk menghapus basis data dan tabel.

DML atau Data Manipulation Language.

DML merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk memanipulasi data yang tersimpan di basis data, misalnya melakukan pengambilan, penyisipan, pengubahan, dan penghapusan data.

Pada DML, kata kunci yang harus diingat adalah perintah insert, delete, update, dan select. Perintah insert digunakan untuk menambah baris baru pada suatu tabel, perintah delete untuk menghapus suatu baris dengan kondisi tertentu atau pun seluruh baris, perintah update untuk mengubah isi data pada satu atau beberapa kolom pada suatu tabel, dan perintah select berfungsi untuk menampilkan isi data dari suatu tabel yang dapat dihubungkan dengan tabel lainnya.

Tinggalkan komentar