Keputihan, Yuk Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya Sebelum Membahayakan

Bagi seorang wanita, menjaga kebersihan dan merawat Mrs.V merupakan suatu hal yang penting. Hal ini untuk menghindari serta mengurangi risiko Mrs.V terkena penyakit yang berbahaya.

Salah satu penyakit yang sangat ingin dihindari oleh wanita adalah Keputihan. Keputihan adalah penyakit yang seringkali menjadi salah satu masalah yang dikeluhkan oleh kaum wanita.

Keputihan adalah suatu penyakit dimana keluarnya cairan atau lendir dari Mrs.V atau Vagina serta leher rahim.

Sebenarnya, cairan atau lendir yang keluar ini merupakan hal yang normal terjadi pada wanita. Fungsi dari cairan ini adalah menjaga vagina agar tetap bersih dan lembab. Selain itu, juga melindungi vagina dari infeksi.

Meskipun dapat dianggap normal, ada juga Keputihan yang terjadi secara abnormal. Untuk itu wanita perlu mengetahui, apakah Keputihan yang terjadi merupakan hal yang normal atau tidak.

Ciri-ciri Keputihan Normal dan Abnormal

Tanda Keputihan Normal dan Tidak Normal

Sebagian besar Keputihan yang terjadi secara teratur merupakan hal yang normal. Namun ada beberapa ciri dimana Keputihan yang terjadi ternyata tidak normal serta berbahaya.

Yuk, kenali ciri-cirinya.

Tanda Keputihan Normal

Keputihan merupakan kondisi normal secara fisiologis terjadi pada wanita jika terjadi rutin setiap bulannya. Biasanya, Keputihan ini muncul saat menjelang menstruasi serta setelah menstruasi. Kemudian, Keputihan ini juga normal apabila terjadi saat masa subur.

Keputihan yang normal akan memiliki warna yang jernih serta transparan dengan tekstur seperti air dan lengket.

Selanjutnya, Keputihan normal tidak akan berbau apabila dicium.

Intensitas kemunculan Keputihan ini tentu dipengaruhi beberapa faktor. Misalnya akibat sistem hormonal yang terjadi dalam tubuh yang dapat menyebabkan kualitas dan kuantitas dari cairan vagina tersebut dapat berbeda bergantung siklus bulanan.

Selain itu, faktor lain seperti tengah hamil, menyusui, terangsang secara seksual, tengah memakai pil KB, masa Ovulasi dan kondisi psikis seperti stress dapat membuat cairan Keputihan ini keluar lebih banyak.

Tanda Keputihan yang Abnormal

Berbeda dengan Keputihan normal, Keputihan abnormal ini adalah Keputihan yang terjadi akibat infeksi oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit. Keputihan abnormal ini biasa juga disebut Keputihan Patologis.

Berikut beberapa ciri apabila Keputihan Abnormal terjadi pada wanita. Yaitu sebagai berikut:

  1. Terasa gatal dalam vagina dan sekitar bibir vagina bagian luar.
  2. Cairan vagina yang keluar tidak berwarna transparan melainkan kuning atau hijau.
  3. Konsistensi dari cairan lebih kental dari biasanya.
  4. Mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Hal hal diatas merupakan tanda dari infeksi trikomoniasis yang umumnya dapat menyebar melalui hubungan seksual. Jika hal ini terlalu lama dibiarkan, maka daerah vagina menjadi tidak nyaman karena selalu lembab dan terasa basah.

Penyebab Munculnya Keputihan Abnormal

Penyebab Munculnya Keputihan Tidak Normal

Setelah mengetahui ciri ciri Keputihan Normal dan Keputihan Abnormal, mari kita ketahui penyebab mengapa Keputihan yang terjadi dapat menjadi tidak normal, berikut penyebabnya:

  • Kurang menjaga dan merawat kebersihan vagina.
  • Sering menggunakan pakaian dalam yang ketat yang terbuat dari bahan sintetis sehingga mudah berkeringat dan mengakibatkan timbulnya jamur.
  • Terlalu sering menggunakan pakaian yang ketat.
  • Membilas vagina dari arah anus ke arah depat vagina (dari belakang ke depat)
  • Sering mandi atau berendam dengan menggunakan air hangat dan panas. Terdapat kemungkinan bahwa Jamur yang mengakibatkan Keputihan semakin mudah tumbuh dan menyerang vagina.
  • Tidak menjalani pola hidup sehat.
  • Menderita beberapa penyakit seperti, kanker serviks, diabetes, infeksi menular seksual dari klamidia atau gonore.
  • Mengonsumsi pil KB dan obat kortikosteroid.
  • Terlalu sering memakai sabun atau lotion beraroma, mandi busa, dan membersihkan vagina dengan semprotan air.
  • Vaginal douche atau pencucian vagina menggunakan cairan kalium permanganat yang murah ataupun cairan antiseptic dapat menimbulkan keputihan

Apabila Anda wanita yang merasakan dan mengalami ciri-ciri Keputihan Abnormal diatas, sebaiknya segera hubungi dokter terdekat. Biasanya, Keputihan abnormal ini juga disertai dengan beberapa gejala seperti:

  • sakit perut
  • demam
  • kelelahan
  • peningkatan buang air kecil
  • berat badan turun secara tiba-tiba.

Pemeriksaan ini penting, karena salah satu penyakit yang ditandai oleh Keputihan yang abnormal adalah Kanker Serviks.

Cara Mengatasi Keputihan yang Tidak Normal

Mengatasi Keputihan Tidak Normal

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mengurangi risiko terkena Keputihan Abnormal ini, yakni dengan menghindari membasuh vagina dengan sabun beraroma, ramuan herbal, atau cairan antiseptic yang tidak aman bagi Mrs.V.

Hal ini akan mengganggu keseimbangan hormon yang berada di daerah Mrs.V dan membunuh bakteri baik yang ada di daerah tersebut.

Oleh karena bakteri baik sudah tidak ada, akhirnya daerah vagina dapat terserang infeksi karena tidak memiliki pertahanan yang cukup.

Untuk menjaga dan merawat vagina, Anda cukup mencucinya dengan sabun yang lembut dengan air hangat pada bagian luarnya. Jangan sekali kali memasukkan sabun kedalam vagina.

Selanjutnya, saat membasuh organ kewanitaan sebaiknya mengusap dari bagian depan kearah belakang bukan sebaliknya. Hal uni untuk mencegah bakteri masuk kedalam yang menyebabkan infeksi.

Seringkali keputihan sulit diobati, karena penyebabnya bermacam-macam. Cara terbaik adalah mengunjungi dokter untuk pengambilan cairan keputihan di laboratorium klinik.

Terkait pengobatan yang tepat untuk mengatasinya, dokter yang memutuskan pilihan antibiotik yang tepat untuk Anda.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai Keputihan dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.